RSS Feed

Puisiku…Ceritaku

Di page ini, saya mengumpulkan semua cerita dan puisi yang saya buat. Well, nggak semua sih. Karena saya kerap kali saya menulis di lembar-lembar asal yang kadang tidak sengaja terbuang.

Saya ingin bisa terus memiliki inspirasi dan terus menulis. Semoga saja halaman ini bisa saya penuhi dengan kata-kata kelak…

Silakan meng-klik link-link di bawah ini (kalau mau saja lhoo… hehehe):

For Going Merry

Saya penggemar berat cerita komik bajak laut, One Piece. Dan ada satu adegan di mana sang kapten harus membakar kapalnya sendiri, yang selama ini selalu menemani mereka di petualangan-petualangan yang mereka hadapi.Saya sedih sekali sampai menangis membaca adegan ini. Karena itulah saya membuat sebuah puisi untuk Sang Kapal yang gugur, Going Merry.

Sejuta Cerita Jogja

Sebuah rangkuman catatan perjalanan saya selama 4 hari di kota ayu ini bersama teman-teman. Jogja yang tidak cukup digambarkan dengan kata-kata yang manis, namun sejuta cerita ini merupakan tanda kekagumanku pada kecantikannya.

Lelucon 400 Kata

400 kata berupa sedikit lelucon yang sebenarnya nggak lucu. Hehe. Tapi coba dilucu-lucuin saja lah. Toh kita memang butuh alasan untuk bisa tertawa di tengah kehidupan yang kian sesak ini.

Puisi Untuk Angga

Satu dari sekian cerita yang saya tulis dengan menggunakan otak dan jiwa saya yang kecil ini, hanyalah potret tentang Cinta Sejati yang dielu-elukan manusia. Saya hanya tersenyum dan bertanya: Apakah cinta sejati itu benar-benar ada? Ataukah, hanya dalam cerita saja?

Untitled

Puisi tanpa judul yang saya buat. Sampai sekarang otak kecil saya ini belum mampu menamainya dengan benar. Jadi saya putuskan, ya tidak usah diberi judul saja. Simple kan? Hehe.

Tangisan Bumi Untuk Mereka

Sekedar cerita abstrak untuk memperingati Hari Bumi.

Sejuta Cerita dari Puncak Manglayang

Sedikit rekaman petualangan saya bersama 22 orang sahabat-sahabat se-jurusan saya di kampus saat ekspedisi ke puncak Gunung Manglayang, Jatinangor. Pada berbagai bagian memang agak dilebih-lebihkan sedikit. Tapi perasaan saya saat itu benar-benar tegang sampai berpikir mau mati. Hahaha (ini juga kayaknya dilebih-lebihkan deh).

4 Responses »

  1. saia juga mencintai john terry,,tapii lebih cinta ke frank lampard..
    hehe

    Reply
  2. ..walah.. maap, kesasar… permisi…

    Reply
  3. salam kenal
    mampir sejenak.setelah semalaman pergi dan lupa kembali

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.